Kampanye Politik Bisnis

Lamin Etam – Kampanye politik bisnis. Seorang pebisnis tidak hanya dituntut untuk memiliki tekad kuat serta“berani malu” untuk jualan saja, tapi juga dituntut untuk memiliki kemampuan untuk menjalankan strategi bisnis yang tepat.

Sebelum kita lanjut lebih jauh, coba baca dulu apa yang Aldo dan Budi lakukan.

Aldo  adalah seorang pebisnis online yang rajin. Suka belajar banyak hal, jujur dan selalu mengikuti tips-tips marketing yang dia dapat dari grup fb para expert.

Sudah 3 tahun terakhir ini dia menekuni bisnis online. Pada awalnya, semuanya memang sulit bagi Aldo, tapi seiring dengan waktu,usahanya mulai menampakkan hasil. Dan setelah 3 tahun berjalan, dia mulai berhasil memperoleh income 7 digit.

Pada saat itulah dia mengenal Budi, sesama pebisnis online yang dia kenal dari sosial media.

Budi baru 4 bulan menekuni bisnis online, tetapi sepak terjangnya jauh lebih melesat dibanding Aldo.

Aldo pun mulai mengamati, kemampuan apa yang Budi miliki, yang tidak Aldo miliki.

Kemudian dari pengamatannya, Aldo menemukan bahwa Budi ternyata tidak lebih dari seorang pemalas yang tidak mau melakukan hal-hal ribet.

Lalu bagaimana mungkin Budi meraih hasil lebih baik dibanding Aldo?.

kampanye politik bisnis

Mengetahui hal ini membuat Aldo terjebak pergolakan batin dalam dirinya…

Secara pengalaman, harusnya Aldo mendapatkan hasil lebih baik dari budi, akan tetapi kenyataan berkata lain, dimana bisnis tidak hanya ditentukan oleh skill dan pengalaman saja.

BACA JUGA  10 Jalan Sederhana untuk Melipatgandakan Profit Bisnis Online Anda

Apa yang sebenarnya dilakukan Budi si newbie bau kencur, yang tidak dilakukan Aldo?.

Saatnya Anda mengungkap rahasianya.

Lanjutkan membaca!

Perbedaan utama pada keduanya ada pada hal tabu bernama “kampanye politik bisnis”

Mari saya jelaskan lebih blak-blakan…

Sekalipun saya benci politik, saya harus menerima fakta bahwasannya persaingan bisnis sesungguhnya tak jauh beda dengan panggung politik para “wakil” rakyat.

Ya, ini tidak hanya tentang rivalitas calon presiden no.1 melawan no.2…

Tapi tentang bagaimana Anda sebagai seorang pebisnis berani naik podium, berorasi, berkampanye, mengumpilkan massa, dan membuat massa sebanyak mungkin memilih Anda dibanding pesaing lainnya.

Dalam cerita diatas, Budi terjun secara langsung dalam “politik bisnis”. Ia “berkampanye” agar supaya memenangkan persaingan dan membangun bisnis yang solid dengan cara saksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Sementara Aldo, hanya pasif menunggu. Ia hanya melakukan “tugasnya” sebagai pedagang dengan baik dan jujur, lalu mendapatkan hasil dari kerjanya.

Tidak ada yang salah dengan prinsip Aldo, tentu saja dia berhak menganut apapun yang dia percayai.

Hanya saja, cerita tentang “politik bisnis” diatas adalah sebuah peringatan tegas bagi kita bahwa ada “permainan tersembunyi” dibalik peluang bisnis yang menjanjikan keuntungan tak terbatas bernama bisnis online.

Dan memutuskan terjun dalam “permainan” tersebut tanpa mengetahui aturan mainnya dan menyiapkan strategi yang menguntungkan Anda, adalah sebuah hal konyol.

BACA JUGA  Strategi Pemasaran 4P: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya

Apakah anda sudah menjalankan strategi bisnis yang tepat?

Salam Hangat,

Lamin Etam Advertising