7 Kesalahan Paling Umum yang Dilakukan Newbie dalam Bisnis Online

Lamin Etam –  Bisnis online merupakan fenomena yang semakin berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dengan semakin banyaknya pengguna internet dan adopsi teknologi digital, banyak orang yang beralih untuk memulai bisnis secara online. Namun, di tengah persaingan yang semakin ketat, banyak para newbie yang melakukan kesalahan-kesalahan fatal dalam memulai bisnis online mereka. Oleh karena itu, sangat penting bagi para pemula untuk memahami kesalahan-kesalahan yang umum dilakukan oleh para newbie dalam memulai bisnis online, agar mereka dapat menghindari kesalahan tersebut dan membangun bisnis online yang sukses.

Dosa Besar yang Dilakukan Newbie dalam Bisnis Online

Sebagai seorang newbie dalam bisnis online, sangatlah wajar jika seseorang tidak menyadari bahwa mereka sedang melakukan kesalahan dalam memulai bisnis online mereka. Terkadang, dosa besar seorang newbie tersebut terlihat sepele dan dianggap sebagai bagian dari proses belajar, namun sebenarnya bisa menjadi fatal dalam jangka panjang.

1. Membangun website yang tidak user-friendly

Kesalahan pertama yang sering dilakukan oleh newbie dalam bisnis online adalah membangun website yang tidak user-friendly. Hal ini sering terjadi karena mereka kurang memahami pentingnya tampilan website yang menarik dan mudah digunakan oleh pengunjung. Sebuah website yang tidak user-friendly dapat membuat pengunjung kesulitan mencari informasi yang mereka butuhkan, dan pada akhirnya meninggalkan website tersebut.

Tidak membangun website yang user-friendly adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh newbie dalam bisnis online. Hal ini dapat berdampak negatif pada pengalaman pengguna dan memengaruhi performa bisnis secara keseluruhan.

Untuk menghindari dosa besar seorang newbie ini, ada beberapa tips yang dapat diterapkan, antara lain:

    1. Perhatikan desain website agar mudah dinavigasi oleh pengguna. Gunakan tata letak yang jelas dan mudah dipahami.
    2. Pastikan website dapat diakses dengan cepat dan tanpa adanya hambatan teknis seperti loading yang lama.
    3. Gunakan teks dan gambar yang mudah dipahami oleh pengguna. Hindari penggunaan font yang terlalu kecil atau terlalu banyak efek pada desain website.
    4. Buat website yang responsif agar dapat diakses dengan mudah di perangkat mobile.

Dengan menerapkan tips-tips tersebut, diharapkan website bisnis online dapat lebih user-friendly dan memberikan pengalaman pengguna yang baik. Hal ini juga dapat membantu bisnis online dalam mengungguli situs web lain dan mencapai kesuksesan dalam jangka panjang.

2. Tidak melakukan riset pasar dan pelanggan dengan baik

Tidak melakukan riset pasar dan pelanggan dengan baik adalah dosa besar seorang newbie dalam memulai bisnis online. Tanpa memahami pasar dan pelanggan dengan baik, bisnis online akan kesulitan untuk bersaing dan memenangkan persaingan.

Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan riset pasar dan pelanggan dengan baik dalam bisnis online:

    1. Lakukan survei dan wawancara untuk memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan. Dengan memahami apa yang diinginkan oleh pelanggan, bisnis online dapat menyediakan produk dan layanan yang lebih relevan dan diinginkan.
    2. Perhatikan tren pasar dan kompetitor. Dengan memahami tren pasar dan strategi yang digunakan oleh kompetitor, bisnis online dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif dan beradaptasi dengan perubahan pasar.
    3. Analisis data yang tersedia. Bisnis online dapat memanfaatkan data yang tersedia seperti data penjualan, data penggunaan website, dan data sosial media untuk memahami perilaku pengguna dan memperbaiki strategi bisnis.

Dengan melakukan riset pasar dan pelanggan dengan baik, bisnis online dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif dan beradaptasi dengan perubahan pasar. Hal ini dapat membantu bisnis online untuk bersaing dan tumbuh di pasar yang semakin kompetitif.

3. Tidak fokus pada satu niche atau produk tertentu

Tidak fokus pada satu niche atau produk tertentu adalah dosa besar seorang newbie dalam memulai bisnis online. Memiliki fokus yang jelas pada satu niche atau produk tertentu dapat membantu bisnis online untuk menarik dan mempertahankan pelanggan yang lebih setia.

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih satu niche atau produk tertentu dalam bisnis online:

    1. Pilihlah niche atau produk yang sesuai dengan minat dan passion. Dengan memilih niche atau produk yang disukai, bisnis online dapat lebih bersemangat dan konsisten dalam mengembangkan bisnis.
    2. Perhatikan potensi pasar dan persaingan. Memilih niche atau produk yang memiliki potensi pasar yang besar dan persaingan yang tidak terlalu ketat dapat membantu bisnis online untuk lebih mudah bersaing dan berkembang di pasar.
    3. Lakukan riset terlebih dahulu sebelum memilih niche atau produk. Lakukan riset untuk memahami apakah ada permintaan yang cukup besar untuk niche atau produk yang dipilih, dan juga memahami karakteristik pelanggan yang menjadi target pasar.
BACA JUGA  Optimasi Akun Facebook Personal untuk Jualan

Dengan memilih satu niche atau produk tertentu, bisnis online dapat lebih fokus dalam mengembangkan strategi bisnis dan menarik pelanggan yang lebih setia. Hal ini dapat membantu bisnis online untuk mencapai kesuksesan dalam jangka panjang.

4. Mengabaikan SEO dan strategi pemasaran digital lainnya

Mengabaikan SEO dan strategi pemasaran digital lainnya adalah dosa besar seorang newbie dalam memulai bisnis online. SEO (Search Engine Optimization) dan strategi pemasaran digital lainnya dapat membantu bisnis online untuk meningkatkan visibilitas di mesin pencari, menarik pengunjung, dan meningkatkan penjualan.

Berikut adalah beberapa tips untuk mengoptimalkan SEO dan strategi pemasaran digital dalam bisnis online:

    1. Pilih kata kunci yang relevan dan menarik. Kata kunci adalah hal yang sangat penting dalam SEO. Pilih kata kunci yang relevan dengan bisnis online Anda dan juga menarik bagi pengunjung.
    2. Gunakan teknik on-page optimization. Lakukan optimasi on-page pada website Anda dengan memperhatikan struktur URL, judul halaman, meta deskripsi, dan konten yang relevan.
    3. Buat konten berkualitas. Konten yang berkualitas dapat membantu bisnis online untuk menarik pengunjung dan meningkatkan visibilitas di mesin pencari. Gunakan kata kunci dengan bijak dalam konten Anda.
    4. Gunakan strategi pemasaran digital lainnya seperti media sosial dan email marketing. Gunakan media sosial untuk memperluas jangkauan bisnis online dan gunakan email marketing untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada.

Dengan mengoptimalkan SEO dan strategi pemasaran digital lainnya, bisnis online dapat meningkatkan visibilitas di mesin pencari, menarik pengunjung, dan meningkatkan penjualan. Hal ini dapat membantu bisnis online untuk tumbuh dan mencapai kesuksesan dalam jangka panjang.

5. Kurangnya konsistensi dalam membangun brand awareness

Kurangnya konsistensi dalam membangun brand awareness adalah dosa besar seorang newbie dalam memulai bisnis online. Brand awareness sangat penting dalam membangun hubungan dengan pelanggan dan juga meningkatkan loyalitas pelanggan.

Berikut adalah beberapa tips untuk membangun brand awareness yang konsisten dalam bisnis online:

    1. Buat logo dan visual branding yang konsisten. Buat logo dan visual branding yang konsisten dan memperlihatkan identitas bisnis online Anda.
    2. Gunakan tagline yang konsisten. Gunakan tagline yang konsisten untuk membantu mengingatkan pelanggan tentang bisnis online Anda.
    3. Gunakan media sosial dengan konsisten. Gunakan media sosial dengan konsisten untuk memperlihatkan brand awareness dari bisnis online Anda.
    4. Buat konten dengan konsisten. Buat konten dengan konsisten pada website, blog, dan media sosial yang relevan dengan niche atau produk yang Anda jual.
    5. Gunakan iklan online yang konsisten. Gunakan iklan online dengan konsisten pada platform online yang relevan dengan niche atau produk yang Anda jual.

Dengan membangun brand awareness yang konsisten, bisnis online dapat meningkatkan hubungan dengan pelanggan dan juga meningkatkan loyalitas pelanggan. Hal ini dapat membantu bisnis online untuk tumbuh dan mencapai kesuksesan dalam jangka panjang.

6. Tidak memiliki rencana bisnis yang jelas dan detail

Tidak memiliki rencana bisnis yang jelas dan detail adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh newbie dalam memulai bisnis online. Rencana bisnis adalah dokumen penting yang akan membantu bisnis online untuk merencanakan, mengorganisasi, dan menjalankan operasi bisnis secara efektif.

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat rencana bisnis yang jelas dan detail dalam bisnis online:

    1. Tentukan tujuan bisnis Anda. Tentukan tujuan jangka pendek dan jangka panjang bisnis online Anda. Jangan lupa untuk membuat tujuan yang SMART (specific, measurable, achievable, relevant, dan time-bound).
    2. Lakukan riset pasar. Lakukan riset pasar untuk memahami tren dan kebutuhan pasar yang relevan dengan niche atau produk yang Anda jual.
    3. Tentukan target pasar. Tentukan target pasar Anda dengan jelas dan detail agar dapat memahami profil pelanggan yang ideal untuk bisnis online Anda.
    4. Tentukan strategi pemasaran. Tentukan strategi pemasaran yang relevan dengan target pasar Anda dan juga sesuai dengan anggaran yang dimiliki.
    5. Tentukan struktur organisasi. Tentukan struktur organisasi yang sesuai dengan bisnis online Anda dan juga jumlah karyawan yang dibutuhkan.
    6. Buat proyeksi keuangan. Buat proyeksi keuangan yang detail dan realistis untuk memahami pengeluaran dan pemasukan bisnis online Anda.

Dengan membuat rencana bisnis yang jelas dan detail, bisnis online dapat merencanakan, mengorganisasi, dan menjalankan operasi bisnis secara efektif. Hal ini dapat membantu bisnis online untuk tumbuh dan mencapai kesuksesan dalam jangka panjang.

7. Membiarkan emosi mempengaruhi keputusan bisnis

Membiarkan emosi mempengaruhi keputusan bisnis adalah dosa besar yang sering dilakukan oleh newbie dalam memulai bisnis online. Bisnis online membutuhkan pengambilan keputusan yang rasional dan berdasarkan data, bukan berdasarkan emosi semata.

BACA JUGA  5 Teknik Jualan Yang Harus Dikuasai Reseller untuk Sukses Berjualan

Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari membiarkan emosi mempengaruhi keputusan bisnis dalam bisnis online:

    1. Jangan terlalu terbawa perasaan. Jangan membuat keputusan bisnis berdasarkan perasaan Anda, seperti kesenangan atau rasa takut.
    2. Gunakan data untuk mengambil keputusan. Gunakan data dan informasi yang objektif untuk mengambil keputusan bisnis yang rasional.
    3. Gunakan logika dan akal sehat. Gunakan logika dan akal sehat untuk mempertimbangkan berbagai opsi sebelum mengambil keputusan bisnis.
    4. Beri jeda waktu sebelum mengambil keputusan. Beri jeda waktu sebelum mengambil keputusan bisnis penting untuk mempertimbangkan berbagai opsi dan dampak keputusan tersebut.
    5. Dapatkan masukan dari tim atau mentor. Dapatkan masukan dari tim atau mentor yang dapat memberikan perspektif yang berbeda dan membantu Anda mengambil keputusan yang lebih baik.

Dengan menghindari membiarkan emosi mempengaruhi keputusan bisnis, bisnis online dapat mengambil keputusan yang lebih rasional dan berdasarkan data. Hal ini dapat membantu bisnis online untuk tumbuh dan mencapai kesuksesan dalam jangka panjang.

Dampak dari Kesalahan-kesalahan tersebut

Kesalahan-kesalahan yang umum dilakukan oleh newbie dalam bisnis online dapat memiliki dampak yang merugikan bisnis tersebut. Berikut adalah beberapa dampak dari kesalahan-kesalahan tersebut:

Penurunan traffic website dan jumlah pelanggan

Salah satu dampak dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh newbie dalam bisnis online adalah penurunan traffic website dan jumlah pelanggan. Beberapa hal yang dapat menyebabkan penurunan ini antara lain:

Konten yang tidak relevan atau tidak berkualitas

Konten yang tidak relevan atau tidak berkualitas dapat membuat pengunjung kecewa dan tidak betah berada di website Anda. Hal ini dapat menyebabkan penurunan traffic website dan jumlah pelanggan. Oleh karena itu, pastikan untuk menyediakan konten yang berkualitas, relevan dengan niche atau produk bisnis Anda, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Tampilan website yang tidak menarik atau user-unfriendly

Tampilan website yang tidak menarik atau user-unfriendly dapat membuat pengunjung sulit untuk menavigasi website Anda atau tidak betah berada di website Anda. Hal ini juga dapat menyebabkan penurunan traffic website dan jumlah pelanggan. Oleh karena itu, pastikan untuk membuat tampilan website yang menarik dan user-friendly agar pengunjung dapat dengan mudah menavigasi website Anda.

Kurangnya strategi pemasaran digital dan SEO

Kurangnya strategi pemasaran digital dan SEO dapat membuat website Anda tidak terlihat di mesin pencari dan tidak memperoleh perhatian yang cukup dari calon pelanggan. Hal ini dapat menyebabkan penurunan traffic website dan jumlah pelanggan. Oleh karena itu, pastikan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital dan SEO agar website Anda terlihat di mesin pencari dan mendapatkan perhatian yang cukup dari calon pelanggan.

Kualitas produk atau layanan yang rendah

Kualitas produk atau layanan yang rendah dapat membuat pelanggan kecewa dan tidak ingin kembali menggunakan produk atau layanan bisnis Anda. Hal ini dapat menyebabkan penurunan jumlah pelanggan dan juga dapat memengaruhi reputasi bisnis Anda secara keseluruhan. Oleh karena itu, pastikan untuk mengedepankan kualitas produk atau layanan agar pelanggan merasa puas dan ingin kembali menggunakan produk atau layanan bisnis Anda.

Dengan memperhatikan faktor-faktor di atas dan menghindari kesalahan-kesalahan umum yang dilakukan newbie dalam bisnis online, Anda dapat menghindari penurunan traffic website dan jumlah pelanggan dan meningkatkan keberhasilan bisnis online Anda.

Rendahnya konversi penjualan

Kesalahan yang dilakukan oleh para newbie dalam bisnis online, seperti tidak melakukan riset pasar dengan baik, tidak fokus pada satu niche atau produk tertentu, dan mengabaikan SEO serta strategi pemasaran digital, dapat berdampak pada rendahnya konversi penjualan. Hal ini terjadi karena keberadaan website dan produk yang tidak dioptimalkan dan tidak tepat sasaran tidak akan menarik minat calon pelanggan, sehingga potensi penjualan akan menurun. Selain itu, kurangnya konsistensi dalam membangun brand awareness dan tidak memiliki rencana bisnis yang jelas juga dapat menyebabkan konsumen kehilangan kepercayaan dan minat pada bisnis tersebut, sehingga merugikan proses konversi penjualan.

Hilangnya fokus dalam bisnis

Kesalahan yang dilakukan oleh para newbie dalam bisnis online, seperti tidak memiliki rencana bisnis yang jelas, membiarkan emosi mempengaruhi keputusan bisnis, dan tidak konsisten dalam membangun brand awareness, dapat menyebabkan hilangnya fokus dalam bisnis. Tanpa rencana bisnis yang jelas, sulit bagi seorang pemilik bisnis untuk menentukan tujuan dan strategi jangka panjang yang tepat, sehingga dapat terjebak dalam keputusan impulsif yang tidak selaras dengan visi dan misi bisnis. Selain itu, ketika emosi mempengaruhi keputusan bisnis, fokus pada tujuan jangka panjang dapat terganggu, dan bisnis menjadi tidak stabil. Ketidak konsistenan dalam membangun brand awareness juga dapat menyebabkan hilangnya fokus dalam bisnis, karena bisnis tidak memiliki identitas yang jelas dan tidak menarik perhatian target pasar dengan konsisten. Semua hal ini dapat berdampak pada hilangnya fokus dalam bisnis dan merugikan proses pertumbuhan dan pengembangan bisnis ke depannya.

BACA JUGA  7 Tren Digital Marketing di Indonesia 2020

Kehilangan kepercayaan pelanggan dan reputasi brand

Kesalahan yang dilakukan oleh para newbie dalam bisnis online, seperti membiarkan emosi mempengaruhi keputusan bisnis, tidak konsisten dalam membangun brand awareness, tidak melakukan riset pasar dengan baik, dan mengabaikan strategi pemasaran digital, dapat menyebabkan kehilangan kepercayaan pelanggan dan reputasi brand yang buruk. Pelanggan yang merasa tidak puas dengan pengalaman mereka dalam berbisnis dengan bisnis online tersebut, dapat memberikan review buruk dan merekomendasikan bisnis tersebut kepada orang lain. Hal ini dapat menyebabkan reputasi bisnis menjadi buruk dan menyebabkan kehilangan kepercayaan dari calon pelanggan. Selain itu, kurangnya konsistensi dalam membangun brand awareness dapat menyebabkan bisnis kehilangan identitas dan sulit dikenali oleh calon pelanggan, sehingga sulit untuk membangun kepercayaan. Dengan demikian, penting bagi seorang pemilik bisnis untuk menghindari kesalahan-kesalahan ini agar tidak kehilangan kepercayaan pelanggan dan merusak reputasi brand mereka.

Kegagalan dalam mencapai tujuan bisnis

Dosa besar seorang newbie dalam bisnis online, seperti tidak memiliki rencana bisnis yang jelas dan detail, tidak fokus pada satu niche atau produk tertentu, dan membiarkan emosi mempengaruhi keputusan bisnis, dapat menyebabkan kegagalan dalam mencapai tujuan bisnis. Tanpa rencana bisnis yang jelas dan detail, sulit untuk menetapkan tujuan bisnis yang realistis dan mengembangkan strategi yang efektif untuk mencapainya. Selain itu, ketidakkonsistenan dalam fokus pada satu niche atau produk tertentu dapat menyebabkan bisnis kehilangan arah dan sulit untuk membangun keunggulan kompetitif. Terakhir, membiarkan emosi mempengaruhi keputusan bisnis dapat menyebabkan pengambilan keputusan yang buruk, seperti mengambil risiko yang terlalu besar atau mengejar peluang yang tidak sesuai dengan tujuan bisnis. Seorang pemilik bisnis perlu memiliki rencana bisnis yang jelas dan detail, fokus pada satu niche atau produk tertentu, dan menjaga keobjektifan dalam pengambilan keputusan bisnis untuk mencapai tujuan bisnis yang sukses.

Tips untuk Menghindari Kesalahan-kesalahan Tersebut

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menghindari kesalahan yang dilakukan oleh para newbie dalam bisnis online:

    1. Membuat website yang mudah digunakan dan menarik: Pastikan website Anda user-friendly dan menarik untuk menarik perhatian pengunjung dan membuat mereka tetap tinggal di website Anda.
    2. Melakukan riset pasar dan pelanggan secara menyeluruh: Sebelum memulai bisnis, lakukan riset pasar dan pelanggan secara menyeluruh untuk memahami kebutuhan dan keinginan target audiens Anda.
    3. Fokus pada satu niche atau produk tertentu: Fokus pada satu niche atau produk tertentu dapat membantu memperkuat brand awareness dan memudahkan dalam pengembangan strategi pemasaran.
    4. Mengoptimalkan SEO dan strategi pemasaran digital lainnya: Mengoptimalkan SEO dan strategi pemasaran digital dapat membantu meningkatkan visibilitas bisnis dan menjangkau target audiens yang tepat.
    5. Menjaga konsistensi dalam membangun brand awareness: Konsistensi dalam membangun brand awareness dapat membantu memperkuat citra brand dan membangun loyalitas pelanggan.
    6. Membuat rencana bisnis yang jelas dan detail: Membuat rencana bisnis yang jelas dan detail dapat membantu memandu bisnis Anda menuju tujuan yang diinginkan.
    7. Mengontrol emosi dalam mengambil keputusan bisnis: Mengontrol emosi dalam mengambil keputusan bisnis sangat penting agar bisnis dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Kesimpulan

Dalam mengembangkan bisnis online, kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh seorang newbie bisa menyebabkan dampak yang cukup merugikan bagi bisnis. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami kesalahan-kesalahan tersebut dan menghindarinya dengan menerapkan tips yang telah disebutkan sebelumnya. Dengan membuat website yang mudah digunakan dan menarik, melakukan riset pasar dan pelanggan secara menyeluruh, fokus pada satu niche atau produk tertentu, mengoptimalkan SEO dan strategi pemasaran digital lainnya, menjaga konsistensi dalam membangun brand awareness, membuat rencana bisnis yang jelas dan detail, dan mengontrol emosi dalam mengambil keputusan bisnis, para newbie bisa menghindari kesalahan-kesalahan yang berpotensi merugikan bisnis mereka. Dengan begitu, bisnis online yang dijalankan dapat mencapai tujuan bisnisnya dan membangun reputasi yang baik di mata pelanggan.