Tips Bagaimana Meningkatkan Repeat Order

Lamin Etam – Tips bagaimana Meningkatkan Repeat Order. Saya angkat topik ini karena hampir sering Saya temui banyak pebisnis yang terlalu fokus untuk terus membangun customer baru. Apakah salah kalau fokus membangun customer baru?

Itu bagus, artinya kita bisa mendatangkan leads/prospek sampai jadi pembeli sebanyak-banyaknya yang bisa meningkatkan omset bisnis kita

Hanya saja, ketika kita terlalu fokus untuk membangun customer baru konsekuensinya effort yang kita keluarkan juga tidak kecil
Apa saja effortnya?

Katakan lah untuk mendatangkan leads kita butuh :
– Budget iklan
– Riset market
– Edukasi
– Funneling market dari Cold ke Warm atau Hot
Gak ada yang salah dengan itu, tetap lakukan saja

Nah, untuk meningkatkan omset Anda juga perlu “melirik” customer lama Anda yang sudah pernah melakukan transaksi untuk membeli produk Anda.

Karena salah satu Leverage atau faktor kali untuk menaikan omset adalah dengan tingginya tingkat repeat order dari existing market / pembeli lama

Ada 5 tips simpel bagaiaman meningkatkan repeat order versi Saya yang bisa Anda lakukan juga

1. BERIKAN YANG TERBAIK DI KESAN PERTAMA

Orang akan menilai kita dari pertama kali mereka berinteraksi dengan kita, kesan pertama yang menyenangkan akan membuat mereka nyaman dengan kita.

Caranya :
– Berikan servis yang ramah dan friendly
– Fast respon saat membalas chat dari pembeli
– Saat pengiriman gunakan packaging yang rapih dan savety (Misal dengan box, bukan Cuma amplop atau tas kresek)
– Berikan bonus tak terduga, gak harus mahal, sekedar stiker atau gantungan kunci cukup membuat customer bahagia

BACA JUGA  Strategi Pemasaran 4P: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya

2. FORUM DISKUSI

Terkadang bukan Saya calon pembeli aja yang bisa “Hit and Run”, tanya doank beli kagak, PHP pokoknya. Tapi ternyata penjual pun ada yang tipe “Hit and Run”, artinya setelah customer melakukan transaksi, yasudah setelah itu gak pernah dikontak, dia udah beli kita dapat untung, impas.

Padahal Anda bisa tetap jaga komunikasi dengan buyer-buyer Anda dengan cara menyediakan forum diskusi, bisa berupa Grup Whatsapp atau Grup Telegram.
Isi grup dengan materi sharing, hitung-hitung sebagai pelayanan ekstra juga untuk mereka

3. BANGUN INTERAKSI

Kalau grup sifatnya interkasi dengan member, Anda juga bisa melakukan interaksi hanya dengan per orang.
Anda bisa japri customer Anda, sekedar Say Hallo atau menanyakan perihal lainnya.

Pastikan Anda save setiap kontak orang yang sudah jadi customer Anda, tandai kontak misalnya dengan nama “Customer Ridwan”, “Customer Fatih”, dst
Bangun kedekatan dengan customer, mulai dari yang sepele, seperti misal ketika customer update status WA, Anda bisa balas statusnya, dll.

Semoga Bermanfaat Dan Berkah buat kita semua 

Salam Hangat,

Lamin Etam Advertising